Pertemuan 2 : Hello World, Aturan Sintaks, Tipe Data dan Variabel, Tipe Data list, Tipe Data Tuple, Jenis Operator, Mengambil Input, dan Menampilkan Output.

 

1.    Hello World – Eri Engelina Putri

Hello world merupakan sebuah program sederhana yang isinya memuat berupa tipe data string dengan isi “Hello world” saja. Biasanya dibuat untuk melakukan program pertama atau testing pada suatu bahasa pemrograman. Hello world dalam bahasa pemrograman python seperti ini:

2.      Aturan Sintaks – Eri Engelina Putri

Bahasa pemrograman python merupakan bahasa yang dieksekusi oleh interpreter atau yang bertugas untuk mengkonversi sintaks menjadi intruksi mesin satu persatu. Pada bahasa python penulisannya memiliki beberapa aturan yang harus diikuti oleh programmer agar program bisa berjalan dengan baik. Berikut aturan-aturannya:

A.   Case sensitive

Maksud dari Case sensitive adalah huruf besar dan huruf kecil pada penulisan program memiliki nilai yang berbeda, yang artinya kita harus lebih teliti dalam menuliskan sintaks atau nama-nama pada program. Contoh:

Hasil:

 

B.   Tidak menggunakan titik koma(;)

Sebelumnya Statement adalah sebuah pernyataan atau intruksi yang ditulis oleh seorang programmer yang nantinya akan dieksekusi oleh mesin. Lalu pada penulisan statementnya python berbeda dengan bahasa pemrograman lainnya yang harus memakai titik koma, pada python kita tidak perlu menggunakan titik koma. Sebagai penggantinya, interpreter pada python akan menganggap semua statement yang berganti baris itu telah sempurna atau otomatis diberi karakter backslash (\n) pada akhir statement. Namun titik koma(;) bisa digunakan ketika kita ingin membuat beberapa statement dalam satu baris yang sama. Contoh:

C.   Satu statement multi baris

Ketika kita membuat sebuah statement yang sangat panjang maka itu akan susah dibaca, maka dari itu kita bisa membuatnya menjadi statement multi baris dengan menambahkan backslash(\) sebagai pemisahnya dan membuat baris baru ke bawah. Contoh:

D.   Indentasi

Pada bahasa pemrograman python, indentasi merupakan hal yang sangat penting karena bertugas untuk mendefinisikan struktur blok kode program yang telah dibuat. Sebelumnya indentasi adalah suatu penulisan paragraf yang agak menjorok kedalam. Contoh:

 

 

 

 

 

E.   Tidak ketat terhadap tipa data

Pada bahasa pemrograman python, kita bebas untuk memberi dan mengubah suatu nilai kedalam variabel yang telah kita tentukan nilainya terlebih dahulu. Contoh:

F.    Tanda petik dan Tanda petik dua

Dalam bahasa pemrograman python kita bisa mendefinisikan tipe data string menggunakan tanda petik atau tanda petik dua, namun tidak bisa digabung antara tanda petik diawal dan tanda petik dua diakhir. Contoh:

G.  Penulisan komentar

Penulisan komentar pada program python bisa menggunakan tanda (#) untuk komentar satu baris dan tanda petik dua tiga kali(“””) untuk komentar multi baris. Contoh:

3.    Tipe Data dan Variabel – Nur Aini

Tipe data adalah jenis dari suatu data yang terdapat pada variabel atau sebuah statement. Sedangkan variabel adalah tempat dimana kita bisa menyimpan suatu data atau nilai. Cara membuat variabel dan contohnya:

A.   Aturan-aturan penamaan variabel:

1)      Hanya boleh diawali dengan huruf atau underscore(_)

2)      Tidak boleh diawali angka

3)      Hanya bisa terdiri dari alpha-numeric (A-Z, 0-9 dan _)

4)      Bersifat case sensitive

B.   Aturan assignment

pada python mampu membuat pemberian nilai variabel secara single atau multiple, contoh:

C.   Memeriksa tipe data

Kita bisa memeriksa tipe data pada bahasa pemrograman python dengan cara memakai fungsi type(), contoh:

D.   Jenis-jenis tipe data

Pada bahasa ini, terdapat 2 bagian tipe data yaitu tipe data numerik(angka) dan tipe data string(teks). Perbedaannya terletak pada fungsi dan cara mengoperasikannya. Jika pada tipe data numerik kita jumlahkan maka akan keluar hasil penjumlahan dari keduanya, tapi berbeda dengan tipe data string yang akan memunculkan gabungan antara kedua variabel karena teks tidak bisa dijumlahkan.

1)      Yang termasuk tipe data numerik:

a)      Tipe data integer

Tipe data yang berupa angka bilangan bulat. Contoh: a = 5

b)      Tipe data float

Tipe data yang berupa angka pecahan atau decimal. Contoh: a = 3.14

c)      Tipe data kompleks

Tipe data yang berupa nilai imajiner. Contoh: a = 10j

                        Contoh dari tipe data numerik:

                       

                        Hasil:

                       

2)      Tipe data string:

Tipe data string merupakan sebuah tie data yang berjenis teks. Contoh:

                       

Hasil:

3)      Tipe data boolean

Tipe data boolean adalah tipe data yang berupa True atau False. Contoh:

Hasil:

4.    Tipe Data List – Muhammad Rizky Khairullah

Sesuai dengan hasil pembelajaran tentang dasar pemrograman, menurut saya tipe data list merupakan sebuah tipe data yang dapat memiliki banyak nilai didalamnya seperti nilai yang berupa tipe data string, integer, float, dan lain-lain. Berikut contoh list yang saya buat:

Variabel bahasa_pemrograman merupakan tipe data list yang berisi 3 tipe data string didalamnya. Untuk menampilkannya atau outputnya ada beberapa cara yaitu:

1)      Menampilkan semua isinya

Hasilnya:

Dengan mengguakan fungsi print(Nama_Variabel) kita dapat menampilkan semua nilainya sesuai dengan yang kita buat.

2)      Menampilkan salah satunya dengan menggunakan nilai index

Hasilnya:

Ketika kita memakai nilai index untuk memunculkan salah satu dari nilai yang terdapat pada list maka nilai yang keluar adalah yang sesuai dengan nomor indexnya. Bahasa pemrograman rata-rata dimulai dari angka 0.

3)      Slicing list

Slicing list merupakan metode untuk memotong nilai yang terdapat pada list agar sesuai keinginan atau mengambil beberapa nilai dari list dengan mendefinisikan indeks awal dan indeks akhir, contoh:

Disini saya memasukan indeks 0 dan indeks 2, maka yang akan muncul adalah:

Sesuai dengan nilai yang terdapat pada list tadi, berikut nomor indeksnya:

Nilai

Python

Ruby

Pascal

Indeks

0

1

2

Isi atau nilai dari tipe data list bisa kita ubah sesuai dengan keinginan dan kebutuh dengan beberapa cara berikut :

a)      Menambahkan nilai dengan fungsi append() dan insert()

Hasilnya:

Awalnya hanya terdapat Python, Ruby, dan Pascal. Ketika menggunakan append() maka kita akan menambahkan Javascript diakhir dan ketika menggunakan insert maka kita akan menambahkan Golang ke urutan 3 dalam bahasa manusia, namun berada diurutan ke 2 dalam bahasa mesin karena awal perhitungan dimulai dari 0.

b)      Menghapus nilai dengan fungsi remove() dan statement del

Hasilnya:

Awalnya hanya terdapat Python, Ruby, dan Pascal. Setelah menggunakan fungsi remove(“Ruby”) maka kita akan menghapus Ruby dari nilai dalam list dan ketika menggunakan statement delete(del) maka nilai yang berada pada posisi/index ke 1 akan dihapus, disini yang memiliki nilai index 1 adalah Pascal yang artinya Pascal akan dihapus dari list tersebut.

c)      Mengurutkan data dengan fungsi sort()

Hasilnya nilai atau data pada variabel bahasa_pemrograman akan disurutkan sesuai dengan abjad.

5.    Tipe Data Tuple – Chesya Angel Natania

Tuple merupakan salah satu tipe data yang kolektif atau mampu menyimpan banyak nilai atau data dalam satu variabel seperti list, set, dan dictionary. Namun pada tuple agak sedikit berbeda yaitu bersifat ordered(berurut) dan unchangeable(tidak bisa diubah). Nilai datanya bisa kita akses menggunakan nilai index dan data yang telah kita tentukan tidak bisa diubah setelah didefinisikan. Pembuatan tuple memiliki beberapa cara, seperti:

A.    Tuple yang berisikan lebih dari 1 nilai

B.     Tuple kosong

Penulisannya hanya dengan memakai tanda kurung biasa saja seperti ini:

 

 

C.     Tuple yang berisi 1 nilai

Penulisannya harus memakai koma setelah nilai pertama karena jika tidak maka python akan menganggap tanda kurungnya tidak ada yang berarti nilainya pun tidak ada.

D.    Cara mengakses nilai tuple tidak jauh berbeda dengan list, bisa menggunakan nilai indeks, seperti berikut:

 

E.     Pada tuple kita juga bisa melakukan slicing untuk mengambil beberapa nilai sekaligus dengan mudah, berikut contohnya:

F.      Fitur sequence unpacking

Berfungsi untuk mengekstrak isi dari tuple ke dalam variabel tunggal secara berurutan dengan menggunakan operator assignment standar(=), contohnya seperti ini:

 

 

 

G.    Menggabungkan 2 buah tuple atau lebih

H.    Fungsi bawaan pada tuple

Nama

Keterangan

Len(

Menghitung jumlah item pada tuple

Max()

Mencari nilai paling besar pada tuple

Min()

Mencari nilai paling kecil pada tuple

 

6.    Jenis Operator – Ajeng Sasmoro Dewi

Operator adalah simbol khusus yang berfungsi untuk menjalankan suatu operasi tertentu, baik operasi aritmatika ataupun operasi logika. Sedangkan nilai yang dioperasikan oleh operator disebut operan. Contoh:

20 dan 10 disebut operan, sedangkan tanda + disebut operator.

A.   Operator aritmatika

Operator aritmatika adalah operator yang kita gunakan untuk menghitung operasi matematik, mulai dari penjumlahan, pengurangan, dan lain-lain. Berikut tabel operatornya:

Simbol

Nama

Tugas

Contoh

+

Penjumlahan

Menjumlahkan nilai operan

20 + 10

-

Pengurangan

Mengurangkan nilai operan

20 – 10

*

Perkalian

Mengalikan nilai operan

20 * 10

/

Pembagian

Membagikan nilai operan

20 / 10

%

Modulus

Menghitung sisa hasil bagi dari operan

20 % 3

**

Perpangkatan

Menghitung pangkat dari operan

10 ** 2

//

Pembagian bulat

Membagi operan lalu membulatkannya dengan menghapus angka dibelakang koma

20 // 3

Contoh:

Hasilnya:

B.   Operator komparasi

Operator perbandingan adalah operator yang bertugas untuk membandingkan antar dua operan. Berikut tabel operatornya:

Simbol

Nama

Contoh

Hasil

> 

Lebih dari

10 > 5

True

< 

Kurang dari

10 < 5

False

==

Sama dengan

15 == 15

True

!=

Tidak sama dengan

5 != 10

True

>=

Lebih dari sama dengan

8 >= 8

True

<=

Kurang dari sama dengan

5 <= 2

False

            Hasilnya:

           

            Hasilnya:

C.   Operator penugasan

Operator penugasan adalah operator yang digunakan untuk memberikan sebuah tugas terhadap suatu variabel. Sebenarnya operator penugasan hanya ada 1 yaitu =. Tapi ada banyak varian shortcut yang memudahkan kita untuk melakukan operasi aritmatika atau operasa bitwise bersamaan dengan operasi penugasan. Tabel operatornya adalah:

Operator

Contoh

Sama dengan

=

a = 8

a = 8

+=

a += 3

a = a + 3

-=

a -= 6

a = a – 6

*=

a *= 10

a = a * 10

/=

a /= 3

a = a / 3

%=

a %= 5

a = a % 5

//=

a //= 2

a = a // 2

**=

a **= 5

a = a ** 5

&=

a &= 4

a = a & 4

|=

a |= 9

a = a | 9

^=

a ^= 6

a = a ^ 6

>>=

a >>= 4

a = a >> 4

<<=

a <<= 6

a = a << 6

Contoh:

Hasilnya:

D.   Operator logika

Operator logika adalah operator yang sangat penting. Operator ini berkaitan dengan operator perbandingan dan keduanya juga mengembalikan nilai dengan tipa data yang sama yaitu boolen.

Simbol

Tugas

Contoh

and

Mengembalikan True jika dua statement sama-sama benar

True and True

or

Mengembalikan True jika salah satu statement bernilai benar

2 > 5 or 1 < 3

not

Menegaskan hasil. True menjadi False dan sebaliknya

not(1 > 5)

Contoh:

Hasilnya:

E.   Operator keanggotaan

Operator keanggotaan merupakan salah satu operator spesial atau khusus yang ada di python karena hanya ada di bahasa pemrograman python. Berikut tabel operatornya:

Simbol

Tugas

In

Bernilai True jika nilai ada didalam sequence

not in

Bernilai False jika suatu nilai tidak ada didalam sequence

Contoh:

Hasilnya:

F.    Operator identitas

Sama seperti operator keanggotaan yang termasuk operator spesial, operator identitas didefinisikan dengan is dan is not. Tabel operatornya:

Simbol

Tugas

is

Bernilai True jika dua variabel bersifat identik baik dari segi nilai maupun penempatan lokasi di memory

is not

Bernilai False jika dua variabel tidak identik baik dari segi nilai maupun penempatan lokasi di memory

 

Contoh:

Hasilnya:

 

G.  Operator bitwise

Merupakan operator yang berhubungan langsung dengan bilangan atau angka binar yang hanya dimengerti oleh mesin. Tabel operatornya:

Simbol

Nama

Tugas

&

Bitwise AND

Mengembalikan bit 1 jika dua bit bernilai 1

|

Bitwise OR

Mengembalikan bit 1 jika sala satu bit bernilai 1

^

Bitwise XOR

Mengembalikan bit 1 jika hanya satu bit saja yang bernilai 1

-

Bitwise NOT

Mengembalikan semua bit

>> 

Bitwise right shift

Menggeser bit ke kanan dengan mendorong salinan digit sebelah kiri dan membiarkan digit sebelah kanan terlepas

<< 

Bitwise left shift

Menggeser bit ke kiri dengan mendorong digit 0 dan membiarkan bit paling kiri terlepas

Contoh:

Hasilnya:

7.    Mengambil Input – Abipraya Hayu Nayakingrat

Input merupakan sebuah proses memasukan nilai, data, atau informasi lainnya yang nantinya akan diproses oleh mesin untuk mendapatkan tujuan yang diinginkan. Dalam bahasa pemrograman terdapat 2 jenis data atau nilai, yaitu:

A.    Nilai statis

Nilai statis artinya sudah ditetapkan dari awal dan tidak diambil dari user, contoh:

B.     Nilai input user

Nilai input user artinya adalah nilai yang ditetapkan setelah user memasukan data/nilainya biasanya menggunakan fungsi input() pada bahasa python, contoh:

Dan ketika ingin menampilkan nilai yang dimasukan oleh user maka kita bisa menggunakan fungsi print secara langsung, contoh:

Maka akan muncul seperti ini:

Secara umum atau default, tipe data yang kita masukan dengan fungsi input akan berupa tipa data string. Jika kita ingin merubah nilainya maka kita harus memasukan fungsi convert tipe data seperti int(), float(), complex(), dan lain-lain.

Contoh:

 

 

Hasilnya:

Saya membuat contoh program sederhana yang memakai input dan convert tipe data, berikut codenya:

Hasilnya:

8.    Menampilkan Output – Muhammad Rizky Khairullah

Output merupakan sebuah proses penampilan data atau nilai yang tersimpan didalam program kepada user baik berupa text, gambar, suara, maupun yang lainnya. Perintah output yang paling dasar adalah:

Dengan fungsi print() kita sudah bisa menampilkan suatu data atau nilai yang kita inginkan.

A.    Karakter akhir pada fungsi print berupa \n atau membuat baris baru, tapi bisa kita ubah sesuai dengan kebutuhan atau keinginan seperti:

Dan hasilnya akan seperti ini:

B.     Memformat output

Selain menggunakan fungsi print (,) dan (+) untuk memasukan variabel atau nilai kedalam sebuah string dengan memakai fungsi str.format(). Berikut contohnya:

Jika tidak menggunakan format maka kita akan memakai cara biasa atau cara lama seperti:

Maka hasil keduanya akan sama yaitu:

C.     Format dengan index

Melakukan format bisa menggunakan cara lain, yaitu dengan menggunakan nilai index yang dimasukan didalam tanda kurung ini {}. Contoh:

Maka hasilnya akan menampilkan:

D.    Format dengan kunci/keyword

Melakukan format dengan cara ini agak mirip dengan kita memanggil nilai dari suatu variabel. Contoh:

Hasilnya:

Komentar